Aku di surga sekarang, duduk di pangkuan Tuhan, Ia mengasihiku dan menangis bersamaku, Sebab pedih pilu hatiku,begitu ingin aku jadi putri mungilmu, Tidak menhgerti aku akan apa yg tlah terjadi, Aku bgtu bergairah ketika menyadari keadaan ku, Aku ada di suatu tempat gelap, namun nyaman, Aku melihat q pnya jari” dan jempol, Aku cantik seturut perkmbnganku tp blum siap meninggalkan tempat ku.
Aku menghabiskan sebagian besar waktu ku dg berpkir / tdur, Bahkan sejak hari” pertama ku aku merasakan ikatan istimewa antra kau dan q, Kadang q mendengar kau menangis dan q menangis bersamamu, Kadang kw berteriak dan memaki lalu q menangis
Aku dengar papa memaki balik, Aku sdih dan berharap kw akan segera baik kembali, Aku heran mengapa kw sering sekali menangis Hampir sepanjanx hari, Pilu hatiku karna’atag dpat k byangkan kenapa kau bgtu berduka
Pada hari itu juga hal yx pling mengerikan terjadi, Suatu monster yx amat keji masuk ke tempat hangat dan nyaman dimana aku berada, Aku sangat takut dan aku mulai menjerit tapi tak sekali pun kw berusaha menolong ,Mungkin engkau tak pernah menndengarku,
Monster itu semakin lama semakin mendekat sementara itu aku terus berteriak
“mama……mama…..tlong aku……mama…..tolong aku…….!!!!!!”
Suatu teror yx ngeri aku rasakan aku teriak dan berteriak hingga tag sanggup lagi, Llu monster itu mulai mencabik lenganku, Sungguh sakit rasa nya sakit yx tak pernah dapat q ungkapkan dengan kata, monster itu tdak berhenti bagaimana q hrus mhon agr ia berhenti, q menjerit sekuat tenaga sementara ia mencabik putus kakiku, sepenuhnya aku dalam kesakitan aku sekarat
Aku tahu aku tag pernagh melihat wajahmu atau mendengar engkau membisikan betapa kw mngasihiku, aku mnghapus butir” air matamu, aku punya banyak rencana untuk membuatmu bahagia mama, tapi aku tag dapat, mimpi”ku musnah sudah
Walau menanggunx skit tag terperih pedih dan pilunya hati kurasakan melampaui segalanya, lbuh dri sgalanya aku ingin menjadi putrimu, tag ada gunanya sekarang aku meregang nyawa, dalam sengsara tag terkatan, hnya hal” bruk terlintas dibenakku
Begitu ingin ku katakan aku mengasihimu, sebelum aku pergi, tapi aku tag tahu kta” yx dpat kw mengrt. Dan segera saja, aku tag pnya lagi napas untuk mngatakanya, aku mati. Aku merasa driku terangkat, seoranx malaikat besar yx membawaku kesuatu tempat yx bsar dan indah, aku masih menangis tapi sgala rasa di tubuh ku sirna sudah, Malaikat membawaku kpda Tuhan dan membaringkanku ke dalam pelukan-Nya, Tuhan mengatakan bahwa ia mencintaiku, llu aku bertanya pada-Nya, apa itu yang membunuhku
Jawab-Nya
Aborsi.
aku menyesal anak-Ku, karena aku tau betapa ngeri rasanya.”aku tdk tahu apa itu aborsi.. mungkin itu nama monster itu,
Aku menulis untuk mengatakan betapa akju mengasihimu, dan mengatakan pdamu betapa aku inin mejadi putri mungilmu, aku tlah berjuang sehbis”a untk hdup, aku ingn hdup…kuat keinginanku tapi aku tak mampu monstr itu terlalu kuat bagiku
Aku tdak mau mati… juga mama berhati”lah terhadap monster yx bernama aborsi itu, mama aku mengasihimu aku sedih engkau harus menanggunx rsa sakit yx ku alami
Berhati”lah mama
Peluk cium,
Bayi perempuanmu ^_^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar